Pemkab Kotim Dukung Peningkatan Kualitas Pendidikan

Staf Ahli Bupati Kotim saat bersama pelajar SMK 1 Cempaga

kontenkalteng.com , SAMPIT - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) terus mendukung upaya satuan pendidikan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas, seperti pendidikan vokasi yang ada di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Baca juga: Komisi III Sebut Ini Penyebab Kesenjangan Sosial Masih Terjadi Di Kotim

"Kami menyadari bahwa pendidikan yang berkualitas adalah kunci untuk menciptakan sumber

daya manusia yang unggul dan siap bersaing di era globalisasi ini, " kata Staf Ahli Bupati Kotim Rusmiati, Senin 12 Agustus 2024.

Dirinya pun mengajak seluruh pihak, baik dari kalangan pendidikan, industri, maupun masyarakat, untuk terus berkolaborasi dan bersinergi dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan

relevan dengan perkembangan zaman.

"Mari kita bersama-sama membangun Kabupaten Kotim yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing. Terkait hal ini, saya juga menekankan agar sinergi dunia pendidikan dan dunia industri harus diperkuat, " tegasnya.

Diungkapkan, dunia industri  memainkan peran yang sangat penting dalam menyerap lulusan pelajaran Kotim.

 Hal itu memberikan kesempatan bagi SDM Kotim untuk mengaplikasikan ilmu yang telah mereka peroleh selama masa pendidikan. Selain itu juga, ini mampu mengurangi tingkat pengangguran di wilayah tersebut.

"Oleh karena itu, kehadiran para perusahaan dan industri setiap kegiatan di satuan pendidika seperti di Job Fair yang diselenggarakan oleh SMK sangat berarti. Saya harap kolaborasi anatara dunia pendidikan dengan seluruh pihak dapat terjalin dengan baik, dan semakin banyak perusahaan yang bersedia membuka pintu bagi para lulusan SMK kita, " harapnya.

Diketahui, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kabupaten Kotim  pada tahun 2024 tercatat 4, 77 persen. Sedangkan di tahun 2023 sebesar 4,77% atau 10. 124 jiwa dari jumlah penduduk sekitar 500 ribu jiwa.

Tingginya pengangguran ini berada di kalangan lulusan SMK/SMA. Hal tersebut menunjukkan pentingnya penyesuaian antara pendidikan dan kebutuhan pasar kerja.(DI/OR2)