Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Noorkhalis Ridha.
kontenkalteng.com , PALANGKA RAYA - Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Noorkhalis Ridha meminta pemerintah kota untuk memperluas jangkauan pasar murah hingga ke pinggiran kota.
Baca juga: Kembali Gelar Operasi Pasar di Palangka Raya, PT. CBU Salurkan 100 Ton Minyak Goreng Murah
"Karena kami nilai, program pasar murah yang digagas oleh Pemerintah Kota Palangka Raya ini mampu menekan harga kebutuhan pokok bagi masyarakat," katanya, Sabtu (29/4/2025).
Untuk itu ia meminta Pemerintah Kota Palangka Raya, agar pelaksanaan pasar murah tidak hanya terpusat di wilayah tertentu saja, namun bisa menjangkau seluruh kecamatan.
Hal ini dilakukan, sebab seluruh wilayah di pinggiran Kota Palangka Raya juga memiliki tingkat kebutuhan bahan pokok yang sama, terlebih dalam menghadapi gejolak harga yang kerap terjadi pada hari raya besar keagamaan.
"Untuk itu Pemerintah Kota Palangka Raya diharapkan lebih responsif dalam menentukan titik lokasi pasar murah, yang dapat menjangkau warga di pinggiran kota," ucapnya.
Ridha juga mengingatkan Pemerintah Kota Palangka Raya, untuk memerhatikan stabilitas harga dan ketersediaan stok yang menjadi faktor utama agar program tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan.
Pemerintah Kota Palangka Raya disarankan harus menjalin sinergi yang kuat dengan para pelaku usaha lokal dan distributor, untuk memastikan ketersediaan bahan pokok dan program menjadi saling menguntungkan.
"Untuk itu keberlangsungan program ini harus dijaga dan itu membutuhkan kerja sama lintas sektor. Pelaku usaha lokal menjadi terbantu dan warga pun terbantu dengan harga bahan pokok yang murah," ujarnya.
Ridha juga mengungkapkan, program pasar murah ini juga mampu menjaga daya beli masyarakat, terlebih di tengah situasi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.
Tak hanya itu, pasar murah juga dianggap sebagai solusi konkret untuk menahan inflasi harga bahan pokok yang sering melonjak menjelang hari raya besar keagamaan.
"Program seperti ini harus terus diperkuat, karena langsung menyentuh kebutuhan dasar warga. Jangan sampai masyarakat pinggiran merasa terpinggirkan," pungkasnya. (Sur/OR1)