Pemprov Kalteng Gelar Pelatihan Pengadaan Barang/Jasa (PBJ) Pemerintah Level 1

taf Ahli (Sahli) Gubernur Kalteng Bidang Kemasyarakatan dan SDM Suhaemi saat membuka Pelatihan

kontenkalteng.com , Palangka Raya – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng menggelar Pelatihan Pengadaan Barang/Jasa (PBJ) Pemerintah Level 1 Tahun 2023.

Baca juga: Gubernur Pimpin Kick Off Penandatanganan Kontrak PBJ 2024 Pemprov Kalteng 14 Kabupaten

Pelatihan ini dibuka oleh  Staf Ahli (Sahli) Gubernur Kalteng Bidang Kemasyarakatan dan SDM Suhaemi dan dilaksanakan di Aula Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Prov. Kalteng, Senin (11/9/2023).

Ketika membacakan sambutan tertulis Gubernur, Suhaemi mengatakan pelatihan kompetensi PBJ Level-1 ini merupakan salah satu pelatihan teknis yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada SDM PBJ terhadap Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

 “Sumber Daya Manusia PBJ harus memahami regulasi PBJ sebagai acuan dasar dalam pelaksanaan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah karena Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (PBJP) mempunyai peran penting dalam pelaksanaan pembangunan nasional untuk peningkatan pelayanan publik dan pengembangan perekonomian nasional maupun daerah, yang dalam pelaksanaannya dibutuhkan Sumber Daya Manusia Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah yang kompeten,” kata Suhaemi.

Suhaemi berharap pelatihan ini dapat meningkatkan kompetensi, efisiensi kerja, keberlanjutan inovasi, dan meningkatkan manajemen risiko bagi pegawai di lingkungan Pemprov. Kalteng. “Kepada para peserta, manfaatkan peluang ini dengan sebaik-baiknya. Jadikan pelatihan ini sebagai momentum untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap profesional dalam pengadaan barang dan jasa,” pesannya.

Sementara itu, Kepala BPSDM Prov. Kalteng Rahmawati dalam laporannya menyampaikan peserta yang mengikuti pelatihan ini berjumlah 40 orang yang berasal dari pegawai di lingkungan Pemprov. Kalteng. “Saat ini kita kekurangan Widyaiswara Fungsional PBJ, diharapkan dengan adanya pelatihan ini, ke depannya banyak yang menjadi Widyaiswara Fungsional PBJ,” tukasnya.(Sur/OR1)