Pj Sekda Kotim saat mendampingi Ketua BNK Kotim Irawati menerima penghargaan dari Kepala BNN RI
kontenkalteng.com , Sampit - Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Sanggul Lumban Gaol, menyatakan harapannya terhadap terbentuknya Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kotim.
Baca juga: Minta Pemda dan Masyarakat Bersama Cegah Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba di Kalteng
Ia meyakini BNNK akan menjadi ujung tombak dalam menekan peredaran narkoba di wilayah Kotim, serta mewujudkan visi Kotim Bersinar (Bersih dari Narkoba).
"Alhamdulillah belum lama ini kita mendapat kabar baik yaitu pembentukan BNNK di Kotim disetujui. Kami sangat menyambut baik itu. Ini merupakan langkah strategis dalam upaya kita bersama untuk memberantas peredaran narkoba di Bumi Habaring Hurung," katanya, Senin 30 September 2024.
Diungkapkan, Kotim merupakan wilayah yang rawan terhadap peredaran narkoba. Hal ini terbukti dengan banyaknya kasus penangkapan terkait narkoba yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir.
Sehingga dengan terbentuknya BNNK, diharapkan penanganan masalah narkoba di Kotim akan lebih terfokus dan efektif.
"BNNK memiliki kewenangan dan sumber daya yang lebih khusus untuk menangani masalah narkoba, sehingga diharapkan dapat menekan peredaran narkoba di Kotim." jelas dia.
Ia yang juga Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) setempat juga berharap BNNK dapat menjalankan program-program pencegahan dan rehabilitasi yang efektif.
Dirinya menekankan pentingnya upaya pencegahan untuk mencegah generasi muda terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkoba.
"BNNK harus proaktif dalam melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda, tentang bahaya narkoba. Selain itu, BNNK juga harus memiliki program rehabilitasi yang efektif untuk membantu para pecandu narkoba agar dapat pulih dan kembali ke kehidupan normal." tuturnya.
Sanggul yang ikut terlibat dalam pembentukan BNNK di Kotim itu juga mengungkapkan bahwa Pemkab Kotim telah menyiapkan lahan di belakang kantor BNNK untuk pembangunan pusat rehabilitasi narkoba. Hal ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah setempat dalam mendukung upaya BNNK untuk memberantas narkoba di Kotim.
"Kami yakin, dengan terbentuknya BNNK dan dukungan penuh dari seluruh stakeholder, Kotim dapat terbebas dari ancaman narkoba dan mewujudkan visi Kotim Bersinar," pungkas Sanggul.(DI/OR2)