Pj. Sekda Kalteng H. Nuryakin (Dok. Diskominfosantik Kalteng)
Berdasarkan penghitungan Direktorat Jendral Perbendaharaan dan Direktorat Pelaksana Anggaran, Kementerian Keuangan Republik Indonesia, penyaluran Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik Kalteng diatas rata-rata nasional dan menempati urutan kedua nasional
Baca juga: Realisasi APBD 2022 Hampir Mendekati Target
“Ini bagian dari upaya pemerintah Provinsi Kalteng dalam meningkatkan pelayanan dan pembangunan. Terimakasih untuk kinerja para ASN dan juga masyarakat yang memberikan masukan dalam membangun Kalteng,” kata Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, Rabu (1/9/2021) .
Sementra itu, pejabat Sekda Kalteng Nuryakin menjelaskan, berdasarkan data yang ditampilkan dalam Aplikasi OMSPAN hingga 31 Agustus 2021, kinerja penyaluran DAK Fisik pada lingkup provinsi setempat telah mencapai Rp557.798.957.882 atau telah mencapai angka 33,90 persen dari total yang telah ditetapkan.
"Kinerja penyaluran tersebut lebih besar dari rata-rata nasional sebesar 22,86 persen dan menduduki urutan ke-2 secara nasional. Ini tentunya harus kita syukuri dan terus ditingkatkan," katanya
Nuryakin mengatakan, penghitungan jumlah pagu DAK Fisik tersebut terdiri dari 130 bidang atau 230 Subbidang yang tersebar pada tingkat provinsi hingga 15 kabupaten/kota yang ada.
Berdasarkan data, kontrak DAK Fisik yang telah direkam seluruh pemerintah daerah baik pada tingkat provinsi hingga kabupaten/kota dalam Aplikasi OMSPAN sampai dengan batas akhir pada 31 Agustus 2021, telah mencapai Rp1.569.899.093.405 atau sebesar 95,42 persen dari pagu.
Dia berharap, agar para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Provinsi Kalimantan Tengah, untuk dapat mengoptimalkan kinerja dan serapan dananya mengingat manfaatnya dalam mendorong tumbuhnya perekonomian Kalimantan Tengah.