Sekda Kalteng H. Nuryakin
Sekda Kalteng selaku Ketua Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) H. Nuryakin mengatakan pada tahun 2023 ini upaya untuk menekan angka inflasi di Kalteng bisa lebih dimaksimalkan.
Baca juga: WAWANCARA : “Tekan Inflasi, Harga Beras Harus Dikendalikan”
“Kita berharap koordinasi dan komunikasi yang sudah terjalin selama ini harus kita optimalkan lagi apapun hasilnya,” kata H. Nuryakin saat memimpin Rapat Tim Pengendalian Inflasi Daerah Kalteng, bertempat di Aula Eka Hapakat Kantor Gubernur Kalteng, Selasa (3/1/2023).
Rapat ini membahas evaluasi terhadap hasil rilis Badan Pusat Statistik (BPS) terkait inflasi Kalteng bulan Desember tahun 2022.
Sekda mengatakan pasar penyeimbang dan pasar murah sudah dilaksanakan di semua kabupaten/kota, terakhir di Kabupaten Murung Raya dan Barito Utara.
“Sedangkan di Kabupaten Kotawaringin Timur dan Kota Palangka Raya setiap minggu selalu ada pasar penyeimbang dan pasar murah,” ucap Sekda.
Sementara itu Kepala BPS Kalteng Eko Marsoro mengatakan inflasi yang terjadi di tahun 2022 lalu tidak lepas dari kondisi global, dimana mulai pulihnya kondisi pandemi Covid-19 yang mengakibatkan ketidakseimbangan supply dan demand, serta adanya kondisi geopolitik perang antara Rusia dan Ukraina yang berdampak pada rantai pasokan dan kenaikan pangan dan energi.
“Pada Desember 2022 angka inflasi di Kalteng 6,32 persen (yoy) turun dibandingkan bulan sebelumnya yaitu 6,97 persen (yoy). Kalteng juga turun peringkatnya di posisi sembilan pada Desember 2022, yang sebelumnya berada di posisi dua tertinggi nasional,” ungkapnya.(Sur-OR1)