Rumah warga yang tergenang banjir (dok. Pemko Palangkaraya)
Hujan dengan intensitas tinggi dalam beberapa hari di Provinsi Kalimantan Tengah mengakibatkan sejumlah kabupaten kebanjiran.
Baca juga: Banjir di Palangkaraya Mulai Surut, Warga Diminta Tetap Waspada
Di Palangkaraya banjir dengan ketinggian 10-30 cm menyebabkan 9 kelurahan terendam akibat kenaikan debit air sungai.
" 9 kelurahan itu adalah Kelurahan Palangka, Tumbang Tahai, Marang, Petuk Katimpun, Tanjung Pinang, Kameloh Baru, Bereng Bengkel dan Kelurahan Kalampangan, "jelas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangkaraya, Emi Abriyani, Kamis (20/10/2022).
Kawasan itu jelas dia, sejauh ini menjadi langganan banjir karena memang berada pada daerah aliran sungai (DAS), sehingga cukup cepat tergenang apabila debit air sungai naik.
"Saat ini ketinggian air yang naik ke permukaan jalan pemukiman sekitar 10 sampai 30 cm, " terangnya.
“Rembesan genangan air belum ada yang masuk ke dalam rumah. Namun untuk Kelurahan Tumbang Tahai dilaporkan ada 5 hektare lahan pertanian sudah tergenang air,” beber Emi.
BPBD melalui tim reaksi cepat (TRC) tambah dia, selalu memantau ketinggian debit air di kawasan yang rawan terendam banjir. Pun demikian dengan sarana dan prasarana serta teknis penanganan maupun penanggulangan banjir, sudah disiapkan pihak BPBD.
“Bagi warga yang bermukim di kawasan tepi aliran sungai untuk selalu waspada menghadapi kemungkinan terburuk yakni banjir. Amankan barang berharga dan berbahaya, serta perhatikan aktivitas keluarga satu sama lain guna menghindari hal yang tak diinginkan,” tuturnya.(Sur - OR1)