Luas Lahan Terbakar di Kalteng 398,08 Ha, Lebih Banyak dari 3 Tahun Lalu Saat Karhutla 

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto (depan kiri) dan Wagub Kalteng Edy Pratowo (ketiga dari kiri) saat melihat sarpras untuk antisipasi karhutla di Kalteng, Jumat, 16/6/2023. (foto: kontenkalteng.com)

kontenkalteng.com,  Hingga Bulan Juni 2023 total luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Kalteng telah mencapai luas 389,08 Hektar (Ha) dengan jumlah kejadian sebanyak 192 kali. 

Baca juga: Luas Lahan Terbakar di Kalteng Capai 174 Hektar dengan 91 Kejadian

Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan tiga tahun sebelumnya (2020-2022) saat karhutla.

“Luas lahan yang terbakar 398,08 Ha yang terbakar itu naik sekitar 50 persen dibandingkan dengan rata-rata  tahun 2020-2022  total mencapai 781 Ha dengan jumlah kejadian sebanyak 597 kali,” ujar Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo saat pertemuan dengan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto di Palangka Raya, Jumat (16/6/2023).

Kemudian berdasarkan pantauan satelit BRIN  untuk jumlah titik panas  (hotspot) telah mencapai 1.129 titik atau naik sekitar sekitar 26 persen dibandingkan tiga tahun sebelumnya yang total mencapai 4.402 titik.

Dibagian lain Wagub menjelaskan, jumlah satuan tugas (satgas) yang disiapkan untuk antisipasi kebakaran hutan dan lahan mencapai 10.654 orang seperti TNI-AD ( 675 personil), Polri (2.112 orang), MPA/TSAK/BPK 4.590 orang), Tagana (1000 orang), Manggala Agni (780 orang) dan lainnya.

Kemudian untuk anggaran yang disiapkan mencapai 83 Miliar dengan peruntukan terbanyak pada belanja sarana dan prasarana (sarpras)  Rp 57 miliar serta untuk kegiatan Satgas sekitar Rp. 15 Miliar.

“Karena itu kami juga minta kepada BNPB untuk dukungan melakukan operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) serta dukungan untuk operasi pemadaman darat oleh TNI dan Polri,”kata mantan Bupati Pulang Pisau itu. (Dhan-OR2)