Ilustrasi
kontenkalteng.com , Sampit - Capaian aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) hingga semester I tahun 2024 tercatat sebesar 14,82 persen. Angka ini masih berada di bawah target nasional yang ditetapkan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebesar 30 persen.
Baca juga: Disdukcapil Kotim Jemput Bola ke Rumah Warga sampai Rumah Sakit
"Capaian Aktivasi IKD 14,82 persen untuk yang wajib KTP semester I. Semester I adalah rentang antara 1 Januari - 30 Juni 2024, data ini hasil konsolidasi dari Kemendagri," kata Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kotim, Yayan Hadifriyanto, Selasa 17 September 2024..
Disampaikan, angka 14,82 persen tersebut didapat dari jumlah wajib KTP di Kotim sebanyak 316.474 jiwa. Dijelaskan bahwa target aktivasi IKD secara nasional pada tahun 2024 adalah 30 persen dari jumlah wajib KTP. Target tersebut mengalami peningkatan dari yang sebelumnya yaitu 25 persen.
"Sebenarnya capaian aktivasi IKD di Kotim tidak mengalami penurunan, tapi target nasional yang ditetapkan mengalami peningkatan, " ungkapnya.
Disdukcapil untuk meningkatkan capaian IKD, terus berupaya mensosialisasikan program ini dan memudahkan akses bagi masyarakat. Selain di Kantor Disdukcapil Kotim, masyarakat kini juga dapat melakukan aktivasi IKD di Mal Pelayanan Publik (MPP) Habaring Hurung, yang baru dimulai pada 11 September lalu.
"Untuk aktivasi IKD di Mal Pelayanan Publik (MPP) Habaring Hurung baru dimulai 11 September lalu. Sebelumnya terkendala jaringan untuk aktivasi IKD di MPP," tambahnya.
Sementara untuk capaian aktivasi IKD per hari rata-rata mencapai 50 orang di Kantor Disdukcapil. Ditambahkan terkait kendala aktivasi IKD saat ini hampir tidak ada, kecuali bagi orang tua yang memang tidak memiliki smartphone.
"Sekarang untuk aktivasi IKD di kantor pada saat pelayanan langsung kita tanyakan, sudah memiliki KTP digital atau tidak," ungkapnya.(DI/OR2)