Dewan Komitmen Kawal Anggaran Pembangunan Sekolah Unggulan

Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Hasan Busyairi.

kontenkalteng.com , PALANGKA RAYA - Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Hasan Busyairi mengatakan, pihaknya siap mengawal anggaran pembangunan sekolah unggulan yang berlokasi di Jalan Kalibata, Kecamatan Jekan Raya.

Baca juga: Gelar Reses, Dapil I DPRD Kota Palangka Raya Serap Aspirasi Warga Kelurahan Petuk Katimpun

"Karena memang, pembangunan ini bukan hanya sekadar penambahan fasilitas, tapi juga menjadi bagian dari strategi besar dalam pembenahan sektor pendidikan di Kota Palangka Raya,” katanya, Rabu (18/6/2025).

Dia mengungkapkan, untuk itu pihaknya berkomitmen mengawal anggaran pembangunan dengan aktif dalam proses pembahasan sehingga program pendidikan ini berjalan dengan lancar.

Hal ini mengingat Kota Palangka Raya telah memiliki dua sekolah unggulan di dua lokasi berbeda sehingga hal tersebut dapat memperluas jangkauan layanan pendidikan berkualitas.

"Hal ini juga memberikan kesempatan lebih besar kepada warga untuk mendapatkan pendidikan terbaik sejak dini dengan fasilitas sekolah yang sangat memadai," ucapnya.

Hasan juga mengungkapkan, sekolah yang memadai menjadi faktor utama bagi warga untuk bisa meningkatkan kemampuan diri sehingga menjadi sumber daya manusia yang berkualitas.

Untuk itu perkembangan sektor pendidikan di Kota Palangka Raya ini harus benar-benar dikawal dan diawasi agar kedepan pendidikan di daerah ini tidak tertinggal.

"Penting bagi kami untuk mengawasi perkembangan sektor ini. Tentu dari pendidikan yang berkualitas ini lah kita bisa menciptakan generasi penerus pembangunan daerah," ujarnya.

Hasan juga berharap, pembangunan sekolah unggulan ini tidak hanya dibangun di perkotaan saja, tetapi juga dapat dibangun di daerah pinggiran Kota Palangka Raya.

Dengan demikian seluruh warga bisa menikmati fasilitas pendidikan yang merata dan mencegah terjadinya penumpukan siswa di salah satu sekolah.

"Jadi kami harapkan kedepan tidak ada lagi sekolah yang siswanya bisa dihitung menggunakan jari, namun seluruhnya merata agar pendidikan yang diberikan lebih optimal," pungkasnya. (Sur/OR1)