Asisten Ekbang Setda Prov. Kalteng Sri Widanarni saat membacakan sambutan
kontenkalteng.com, Palangka Raya-Pada era globalisasi dan masa new era, kaum perempuan Dayak dituntut untuk lebih cerdas, mandiri, dan berpengetahuan. Saya mengajak kepada seluruh anggota Asbadata Provinsi Kalimantan Tengah untuk lebih meningkatkan kemampuan, kreativitas, dan inovasi. Seperti mengikuti pelatihan, seminar, atau workshop.
Baca juga: Pemuda Dituntut Memiliki Kemampuan Unggul Di Era Globalisasi dan Revolusi Industri 4.0
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Setda Prov. Kalteng Sri Widanarni saat menghadiri hadiri acara Peringatan Ulang Tahun Asosiasi Bawi Dayak Budaya dan Pariwisata (ASBADATA) Provinsi Kalimantan Tengah yang ke-7 Tahun 2024, bertempat di Betang Hapakat, Jl. RTA Milono KM 3,5 Palangka Raya (24/1/2024) mengatakan, Asbadata Provinsi Kalimantan Tengah merupakan organisasi yang beranggotakan perempuan-perempuan Dayak dari berbagai latar belakang. Organisasi ini memiliki peran penting dalam pelestarian budaya dan pariwisata Kalimantan Tengah.
"Di usia yang ke-7 Asbadata Prov. Kalteng telah banyak berkontribusi dalam pelestarian budaya dan pariwisata Kalimantan Tengah. Berbagai kegiatan telah dilaksanakan, seperti pelatihan keterampilan, pameran budaya, serta promosi pariwisata,"ujarnya.
Di tempat yang sama Ketua Asbadata Prov. Kalteng Hj. Muliadina M. Lewis, dalam sambutannya menyebutkan bahwa dalam rangka HUT Asbadata Prov. Kalteng ke-7 ini diharapkan untuk membangun dan membina sinergisitas yang baik dengan Pemerintah Provinsi dan stakeholders lainnya, terutama organisasi wanita di Kalimantan Tengah, untuk bersama-sama dalam upaya memajukan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, pembangunan daerah, dan kesejahteraan masyarakat. (Yanti-OR1)