Kalteng Genjot Persiapan Pembangunan Kawasan Ekonomi Terpadu

Wagub Kalteng H. Edy Pratowo (dua dari kiri). Dok Diskominfosantik Kalteng)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng tengah menggenjot persiapan Pembangunan Kawasan Ekonomi Terpadu yang merupakan bagian dari program Proyek Strategis Nasional (PSN) tahun 2020 – 2024.

Baca juga: 3 Sungai Besar Kalteng Segera Dikeruk Agar Bisa dilewati Kapal

Kawasan Ekonomi Terpadu itu yakni Food Estate yang berada dibawah kendali dan pengawasan langsung dari Presiden Republik Indonesia (RI) H. Joko Widodo yang masuk dalam Perpres RI Nomor 109 Tahun 2020 Tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2016 Tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional ( PSN) seperti  Food Estate berada di Kabupaten Pulang Pisau dan Kapuas, ±165.000 Hektar (Ha) dan cadangan pangan strategis lainnya ada di Kabupaten Gunung Mas yakni perkebunan singkong.

Hal ini diungkapkan Wakil Gubernur Kalteng H. Edy Pratowo saat menggelar  pertemuan dengan PT. Pelindo Sub Regional Kalimantan di Kantor Pelindo III, Sabtu (18/12/2021).

 “Bapak Gubernur Kalteng   H. Sugianto Sabran berkeinginan membangun kawasan ekonomi terpadu di Kalteng.”ujarnya dalam keterangan tertulis Diskominfosantik Kalteng, Sabtu (18/12/2021).

Dikatakanya, Gubernur Kalteng menginginkan kawasan yang terpadu sesuai dengan potensi yang sangat luar biasa di Kalteng. Sesuai dengan Misi dari RPJMD Provinsi Kalteng 2021-2026 adalah mempercepat pembangunan ekonomi yang produktif, berdaya saing dan berwawasan.

“Beberapa sektor unggulan di Kalteng diantaranya sektor kehutanan, sektor kalautan dan perikanan, ketahanan pangan, hortikultura, peternakan, perkebunan, pertambangan, walet, pariwisata dan industry olahan,”jelasnya.

Hadir  pada pertemuan tersebut yakni Manager Regional Pelayanan Kapal PT. Pelabuhan Indonesia (Persero) Sub. Regional Kalimantan Marolop Alfred dan Manager Regional SDM dan Umum Wahyu Eko Yulianto. Dari Pemprov Kalteng hadir Pj. Sekda Prov. Kalteng H. Nuryakin, Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Suhaemi.