Kalteng Memiliki Potensi Memproduksi Komoditas Tanaman Pangan Seperti Jagung, Padi dan Kedelai

Wagub Kalteng H. Edy Pratowo saat berada di Sentra Produksi Jagung di Desa Krawang Sari Kabupaten Lampung Selatan

kontenkalten.com, Palangka Raya-Kalteng memiliki potensi yang luar biasa. Kalteng memiliki potensi memproduksi komoditas tanaman pangan khususnya padi, jagung dan kedelai, serta komoditas hortikultura yang meliputi pisang, jeruk, nanas, buah naga, dan lainnya. Edy berharap Prov. Kalteng ke depan mampu menjadi daerah penyangga pangan, termasuk menjadi pendukung utama bagi Ibu Kota Nusantara (IKN). 

Baca juga: Wagub Edy Pratowo Pimpin Studi Komparatif ke Provinsi Lampung

"Sejak tahun 2023, Gubernur Kalteng telah mulai membangun Close House atau apartemen ayam dan membangun pabrik pengolahan pakan. Selain itu di sektor perberasan, tahun 2024 ini mulai dibangun 2 unit pabrik pengolahan, yaitu Rice to Rice dan Rice Milling Plant. Sedangkan untuk bidang hortikultura, juga akan mulai dibangun Green House Smart, "Kata Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Edy Pratowo mengunjungi Prov. Lampung dalam rangka mempelajari pengembangan produksi tanaman pangan khususnya jagung dan tanaman hortikultura mulai hulu sampai hilirisasinya. Kunjungan Wagub beserta rombongan diterima secara langsung oleh Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan jajarannya di Mahan Agung, Rujab Gubernur Lampung, Senin (19/2/2024).  

“Untuk itulah, kami melaksanakan kunjungan kerja ini dengan tujuan dan maksud yang baik, yakni untuk menimba ilmu dan pengalaman di Provinsi Lampung, yang kami nilai telah sukses dalam menerapkan hilirisasi pertanian,” pungkas Wagub.

Di tempat yang sama, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyambut baik langkah Pemprov Kalteng dan membuka lebar kerjasama yang baik di masa depan.

“Sekarang ini, pembangunan perekonomian daerah tidak bisa lagi dilakukan sendiri-sendiri. Antar-daerah harus saling berkolaborasi, membangun jaringan, sharing teknologi dan pembelajaran, berbagi pengalaman, juga bersama-sama mendorong daya saing daerah, yang potensinya tentu beragam antara satu daerah dengan daerah lain”, ucap Arinal.(Yanti-OR1)