Ketua TP PKK Kalteng Ajak Seluruh Stakeholders Bekerja Optimal Turunkan Angka Stunting

Ketua TP-PKK Prov. Kalteng Ivo Sugianto Sabran saat menghadiri secara langsung Puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional ke-29 Tahun 2022

Ketua Tim Penggerak dan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kalteng Ivo Sugianto Sabran mengajak seluruh stakeholders bekerja optimal menurunkan angka stunting di Kalteng.

Baca juga: Ketua TP PKK Kalteng Berkomitmen Turunkan Angka Stunting

Hal ini diungkapkan Ivo Sugianto Sabran saat menghadiri secara langsung Puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-29 Tahun 2022 di Lapangan Merdeka Kota Medan, Sumatera Utara, Kamis (7/7/2022).

“Kita harus fokus di Kalteng. Berkaitan dengan Harganas, untuk ketahanan pangan keluarga diharapkan sesuai instruksi bapak Presiden untuk Kepala Daerah agar mensosialisasikan kepada masyarakat untuk mengoptimalkan lahan pekarangannya untuk ditanami tanaman produktif sehingga ini bisa menjadi sumber pangan. Paling tidak mencukupi kebutuhan dalam keluarga”.ujarnya.

Puncak Peringatan Harganas ke-29 dihadiri langsung oleh Presiden RI Joko Widodo. Hadir juga Kepala BKKBN Hasto Wardoyo.

Dalam arahannya, Presiden Joko Widodo menyampaikan semua negara sekarang ini tidak berada pada posisi yang aman-aman saja atau sedang menghadapi ketidakpastian global. Hal ini disebabkan oleh faktor pandemi Covid-19 dan perang Ukraina-Rusia.

“Hati-hati mengenai perang di Ukraina, karena ini menyangkut pangan dan energi. Pangan, minyak dan gas yang akan mempengaruhi semua negara di dunia”, tutur Joko Widodo.

Ia juga mengingatkan untuk berhati-hati terkait kenaikan komoditas pangan dunia utamanya gandum. Sebagaimana diketahui, perang Ukraina-Rusia mempengaruhi harga gandum karena produksi gandum di negara tersebut mencapai 30-40 persen.

“Kita bersyukur negara kita diberikan pangan yang harganya beras utamanya tidak naik”, tegas Presiden.

Menurut Presiden kemandirian pangan sangat penting.

“Saya mengajak kepada seluruh bupati/walikota untuk memanfaatkan lahan-lahan yang sekecil apapun untuk menanam, untuk memproduksi kebutuhan pangan sehari-hari. Manfaatkan lahan kosong untuk meningkatkan asupan gizi anak karena anak-anak penentu wajah masa depan Indonesia”, tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Joko Widodo juga mengajak seluruh elemen bersinergi dalam upaya penurunan stunting (kekerdilan anak) dan seluruh akar masalahnya.