Pemerintah Diminta Serius Tangani DBD

Anggota Komisi III DPRD Kalteng, Duwel Rawing.

kontenkalteng.com, Palangka Raya - Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Duwel Rawing mengatakan, jika kasus DBD perlu penanganan serius agar kasusnya tidak semakin melonjak. Untuk itu perlu dilakukan program seperti sosialisasi atau penyuluhan 4 M, fogging serta abatisasi agar digencarkan.

Pasalnya, kasus DBD di Kalteng mengalami lonjakan, dan hal ini harus bisa menjadi perhatian bersama baik pemerintah maupun masyarakat.

"Kasus DBD harus bisa menjadi perhatian serius, sebab penyakit ini dapat mengakibatkan kematian apabila tidak ditangani dengan baik. Berbagai program supaya dijalankan dan digencarkan," ucapnya, Kamis, 1 Februari 2024.

Berdasarkan informasi, kasus DBD tertinggi terdapat di Kabupaten Kotawaringin Barat, Kota Palangka Raya, dan Katingan. Bahkan kabarnya baru-baru ini ada tiga orang yang meninggal dunia karena DBD di Palangka Raya.

Oleh karena itu, perhatian terhadap penyebaran DBD supaya lebih ditingkatkan jangan sampai terus mengalami lonjakan serta jangan sampai ada masyarakat yang meninggal dunia lagi, apalagi saat ini tengah musim hujan.

"Di musim hujan seperti sekarang kewaspadaan harus ditingkatkan dan perlu ada penanganan dari pemda melalui instansi terkait agar kasus DBD dapat ditekan dan tidak lagi menimbulkan kematian," jelasnya. (Sur/OR1)
Baca juga: DBD Mulai Menyerang Warga, Dewan Ingatkan Penerapan 3M