Pemkab Kotim Imbau Sekolah Stop Jual Minuman Kemasan Plastik

Kepala DLH Kotim, Marjuki.

kontenkalteng.com , Sampit – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat mengimbau seluruh sekolah untuk menghentikan penjualan minuman dalam kemasan plastik sekali pakai.

Baca juga: Apotek Diminta Untuk Sementara Tidak Menjual 5 Obat Sirup Penyebab Gagal Ginjal Akut

Langkah ini merupakan bagian dari upaya mengurangi sampah plastik, khususnya di lingkungan sekolah. 

“Kami mendorong sekolah-sekolah untuk tidak menjual minuman dengan kemasan plastik yang menyebabkan sisa botol dan gelas plastik dibuang sembarangan. Paling tidak di lingkungan sekolah masing-masing," kata Kepala DLH Kotim, Marjuki, Rabu, (11/6/2025).

Imbauan tersebut telah disebarluaskan ke sekolah-sekolah, terutama di Sampit, sejalan dengan surat edaran Bupati Kotim terkait pengurangan sampah plastik. 

Ia mengajak seluruh siswa dan guru untuk membawa bekal dan tempat minum sendiri yang dapat digunakan berulang kali. 

“Kami mengajak siswa dan guru untuk membawa bekal serta tempat minum sendiri yang bisa digunakan berulang kali. Dengan begitu, sampah plastik bisa ditekan secara signifikan," imbuhnya. 

DLH Kotim menilai kebiasaan menggunakan wadah ramah lingkungan di sekolah sebagai upaya membentuk budaya peduli lingkungan.

Marjuki mengungkapkan bahwa sampah plastik diperkirakan menyumbang sekitar 25% dari total volume sampah di Kotim.  Oleh karena itu, pengurangan penggunaan plastik di sekolah diharapkan menjadi solusi konkret dalam mengatasi masalah sampah plastik. 

“Ini adalah komitmen kita bersama. Jika semua pihak, termasuk sekolah, ikut berperan, maka permasalahan sampah plastik bisa kita kurangi secara bertahap," pungkasnya.(Devy/OR2)