Jajaran dari Pemprov Kalteng saat mengikuti Rapat Koordinasi Inflasi bersama Menteri Dalam Negeri RI secara virtual
kontenkalteng.com, Palangka Raya-Staf Ahli Pemprov kalteng Yuas Elko menginstruksikan kepada Satgas Pangan dan TPID serta stakeholders terkait lainnya agar terus melaksanakan pasar penyeimbang/ pasar murah.
Baca juga: Sekda Kalteng : Pasar Murah dan Pasar Penyeimbang Tetap Berjalan Hingga Desember
"Dalam rangka menjaga stabilitas harga Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting (Bapokting) di pasaran dan menekan laju inflasi daerah, Pemprov. Kalteng menggelar kegiatan pasar murah dan pasar penyeimbang yang dilaksanakan serentak di kabupaten/kota se-Kalteng,"ujarnya usai mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Inflasi bersama Menteri Dalam Negeri RI secara virtual dari Ruang Rapat Bajakah, LT. II Kantor Gubernur Kalteng, Senin (19/02/2024).
Berdasarkan data SP2KP – pencatatan tanggal 12-13&15-16 Februari 2024 terkait Indeks Perkembangan Harga M3 Februari 2024, 10 kabupaten/ kota dengan kenaikan IPH Tertinggi diantaranya Tasikmalaya di Prov. Jawa Barat yakni 5,13 persen, Bolaang Mongondow Selatan di Prov. Sulawesi Utara yakni 4,46 persen, Pekalongan di Prov. Jawa Tengah yakni 4,43 persen, Ogan Komering Ulu Selatan di Sumatera Selatan yakni 4,28 persen, Puncak Jaya di Prov.
Papua Tengah yakni 3,96 persen, Tanjung Balai di prov. Sumatera Utara yakni 3,95 persen, Bantul di prov. DI Yogyakarta yakni 3,62 persen, Payakumbuh di Prov. Sumatera Barat yakni 3,52 persen, Belu di Prov. Nusa Tenggara Timur yakni 3,39 persen dan Lanny Jaya di Prov. Papua Pegunungan 3,29 persen.(Yanti-OR1)