Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Sigit K. Yunianto.
kontenkalteng.com, Palangka Raya - Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya diminta agar dapat memperbanyak program bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi masyarakat kurang mampu.
“Program bedah rumah melalui stimulan perumahan swadaya dari pemerintah kota untuk warga tidak mampu mesti diperbanyak,” ucap Ketua DPRD Palangka Raya, Sigit K. Yunianto, Minggu, (9/4/2023).
Akan tetapi, dirinya sangat mengapresiasi dan menyambut baik adanya program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari pemerintah yang saat ini sudah berjalan.
Sebab, berdasarkan data pada 2023 ini, terdapat sebanyak 280 unit rumah tidak layak huni di 19 kelurahan di Kota Palangka Raya yang masuk program bedah rumah tersebut.
280 rumah tersebut, tersebar di Kecamatan Bukit Batu sebanyak 68 unit, Kecamatan Pahandut 35 unit, Kecamatan Jekan Raya 95 unit, Kecamatan Sabangau 44 dan Kecamatan Rakumpit dapat 38 unit.
“Semoga cepat rampung program bedah rumah ini dan segera diserahkan kepada penerima manfaat,” katanya.
Lebih lanjut Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kalteng ini mengungkapkan, jika program BSPS dari pemerintah merupakan upaya dalam Penanganan Kemiskinan Ekstrem (PKE) dan stunting. Terkhusus membantu meringankan beban masyarakat kurang mampu untuk memiliki rumah layak huni.
“Kami berharap program BSPS ini dapat terus berlanjut dan bisa benar-benar efektif agar masyarakat memiliki tempat tinggal yang layak huni di Kota Palangka Raya,” tandasnya.(RJG/OR2)
Baca juga: DPRD Palangka Raya Minta Perbanyak Program Bedah Rumah