Terima Laporan Gas LPG 3 Kilogram Dijual Melampaui HET, Pemerintah Diminta Lakukan Sidak

Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Achmad Rasyid.

Kontenkalteng - PALANGKA RAYA - Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Achmad Rasyid meminta Pemerintah Provinsi di daerah ini agar dapat turun melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke pangkalan gas LPG 3 kilogram yang ada di daerah ini.

Baca juga: Sidak Harga Gas LPG 3 Kilogram di Palangka Raya Untuk Cegah Pangkalan Nakal

Hal tersebut dilakukan guna menindaklanjuti adanya laporan masyarakat terkait harga gas bersubsidi tersebut dijual hingga melampaui harga eceran tertinggi (HET).

"Saya minta instansi terkait yang menangani ini segera bertindak, terutama pada Dinas Perdagangan dan Perindustrian jangan dibiarkan begitu saja, kalau ada kasus cepat ditangani dan selesaikan kasihan masyarakat kita resah akibat harga gas elpiji ini," katanya, Rabu, 17 April 2024.

Setiap tahun tabung gas melon yang diperuntukkan bagi masyarakat miskin ini menjadi polemik dalam perdapuran rumah tangga yang harga bisa tempus Rp.38.000 per tabung.

"Saya meminta agar dinas terkait untuk meneliti terkait permasalahan gas elpiji yang harganya melambung di atas HET, sehingga kejadian tersebut tak terulang-ulang setiap saat tahun bahkan pasca hari besar keagamaan maupun pasca hari besar keagamaan," tegasnya.

Ia menyarankan, dinas terkait dan pemerintah setempat harus mencari tahu apa benang meras masalahnya. Apakah ada agen atau distributor yang nakal melakukan penimbunan dan segala macam.

Apakah memang itu karena pendistribusiannya kurang lancar dan lain segala macam itu yang harus dicari tahu.

"Bahkan di desa-desa pun harga gas elpiji ini cukup tinggi, kasihan masyarakat kalau dibiarkan berlarut-larut," tandasnya. (Sur/OR1)