Ilustrasi (foto : Aaron Burden/ Unsplash)
Pemerintah saat ini sudah melakukan pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas disekolah setelah 1,5 tahun harus belajar secara daring.
Baca juga: Legislator Ini Sayangkan Guru Jadi Bandar Narkoba !
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Sadikin saat Konferensi Pers PPKM secara virtual, Senin (1/11/2021) mengatakan, memang ada beberapa sekolah yang sekolahnya terkena kasus Covid-19 namun jumlahnya sangat sedikit.
“Tapi kalau ada lonjakan di kelas maka kita tutup kelasnya saja, tapi kalau menyebar maka sekolah akan ditutup selama ditutup 14 hari dan setelah itu bisa kembali dibuka,”paparnya seperti dilihat di kanal YouTube Biro Pers Media dan Informasi, Sekretariat Presiden, Selasa (2/11/2021).
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Sadikin (Foto YouTube)
Dengan demikian kata dia, pandemi ini tetap bisa dikendalikan, tapi tetap beraktivitas secara normal karena PTM ini penting sekali, ujarnya.
Budi Sadikin juga menjelaskan, saat ini untuk vaksinasi sudah diangka 194 juta orang dan diharapkan hingga akhir minggu ini menyentuh angka 200 juta orang.
Rinciannya untuk dosis I sebanyak 119 juta (57% ) dan yang sudah lengkap dosisi I dan II mencapai 73 juta orang (35%).
Dia berharap hingga akhir Tahun 2021 mendatang angkanya sudah menyentuh 290-300 juta suntikan dengan rincian; untuk dosis I sebanyak 168 juta orang (80 %) dan dosisi II sebanyak 123 juta orang (59 %)
“Saat ini untuk stok vaksin kita diangka 252 juta dosis, dari jumlah itu yangg sudah distribusikan ke kabupaten dan kota sebanyak 194 juta dosis. Saat ini di kabupaten kota ada stok 47 juta dosis dan cukup untuk satu bulan kedepan,”jelasnya.